Hydrocortison 1% 5g
+ Free Shipping1. Indikasi & Manfaat
Hydrocortisone 1% digunakan untuk meredakan peradangan dan gatal-gatal pada berbagai kondisi kulit non-infeksi, seperti:
-
Dermatitis atau Eksim: Termasuk eksim atopik, dermatitis kontak (akibat alergi sabun, kosmetik, logam, atau tanaman), dan dermatitis seboroik.
-
Reaksi Alergi Kulit: Meredakan gatal dan kemerahan akibat gigitan serangga atau biduran yang terlokalisir.
-
Psoriasis ringan: Membantu mengontrol plak kulit yang meradang (bukan untuk area yang luas).
-
Ruam Popok: Digunakan pada kasus ruam popok parah pada bayi, namun harus di bawah pengawasan ketat dokter.
🚫 PENTING: Obat ini tidak boleh digunakan pada kulit yang mengalami infeksi aktif (baik infeksi jamur seperti kurap/panu, infeksi bakteri seperti bisul, maupun infeksi virus seperti herpes dan cacar air), karena kortikosteroid justru akan memperparah infeksi tersebut.
2. Dosis Umum
⚠️ Penting: Hydrocortisone termasuk dalam golongan Obat Keras (berlogo lingkaran merah dengan huruf K). Penggunaannya sebaiknya sesuai dengan anjuran dokter atau apoteker.
-
Dewasa dan Anak usia >2 tahun: Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 1 hingga 2 kali sehari.
-
Anak usia <2 tahun: Penggunaan dan dosis harus ditentukan langsung oleh dokter spesialis anak.
-
Durasi Pengobatan: Penggunaan mandiri (tanpa resep dokter) sebaiknya tidak lebih dari 7 hari berturut-turut. Jika kondisi tidak membaik setelah 1 minggu, hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter.
3. Cara Penggunaan & Efek Samping
Cara Penggunaan yang Benar
-
Bersihkan Area Kulit: Cuci tangan dan bersihkan area kulit yang meradang, lalu keringkan dengan handuk bersih sebelum mengoleskan obat.
-
Oleskan Tipis Saja: Gunakan krim secukupnya dan oleskan tipis-tipis hanya pada kulit yang mengalami ruam atau gatal. Jangan mengoleskannya ke area kulit sehat di sekitarnya.
-
Cuci Tangan: Segera cuci tangan setelah mengoleskan krim, kecuali jika area yang diobati berada di bagian tangan.
-
Jangan Ditutup: Jangan menutup area yang telah diolesi krim dengan perban, plester, atau kain kedap udara (termasuk popok ketat pada bayi), kecuali atas instruksi dokter, karena dapat meningkatkan penyerapan obat ke dalam darah secara berlebihan.
-
Hindari Area Sensitif: Jauhkan obat ini dari area mata, hidung, mulut, dan luka terbuka.



