Daktarin Krim Anti Jamur 5 g

+ Free Shipping

1. Indikasi & Manfaat

Daktarin Krim diindikasikan untuk mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit, ragi (yeast), dan jamur lainnya, serta infeksi sekunder akibat bakteri gram positif. Manfaat utamanya meliputi penyembuhan penyakit kulit seperti:

  • Pytiriasis Versicolor (Panu): Mengatasi bercak putih atau kecokelatan yang gatal di kulit akibat jamur.

  • Tinea Pedis (Kutu Air / Athlete’s Foot): Mengatasi kulit mengelupas, gatal, dan perih di sela-sela jari kaki atau telapak kaki.

  • Tinea Cruris (Kurap Selangkangan / Jock Itch): Meredakan ruam merah melingkar dan gatal hebat di area selangkangan atau lipatan paha.

  • Tinea Corporis & Tinea Capitis: Mengatasi kurap di area badan, leher, maupun batas rambut kepala.

  • Kandidiasis Kulit & Ruam Popok: Mengobati infeksi jamur Candida pada lipatan kulit yang lembap atau ruam popok pada bayi yang telah terinfeksi jamur (harus sesuai petunjuk dokter).

2. Dosis Umum

Daktarin Krim termasuk dalam golongan Obat Bebas Terbatas (berlogo lingkaran biru). Dosis dan jangka waktu pemakaian yang direkomendasikan adalah:

  • Dosis Umum (Dewasa & Anak-anak): Dioleskan 2 kali sehari (biasanya pagi dan malam hari) pada area kulit yang terinfeksi.

  • Durasi Pengobatan: Umumnya berlangsung selama 2 hingga 6 minggu, tergantung pada lokasi infeksi dan tingkat keparahannya.

  • Aturan Penting Pencegahan Kambuh: Penggunaan krim ini wajib dilanjutkan setidaknya 7 hari (1 minggu) setelah semua gejala dan tanda infeksi hilang. Langkah ini sangat penting untuk memastikan jamur telah mati sepenuhnya hingga ke akar dan mencegah infeksi datang kembali.

3. Cara Penggunaan & Efek Samping

Cara Penggunaan yang Benar

  • Bersihkan Kulit: Sebelum mengoleskan krim, cuci bersih area kulit yang sakit dengan sabun dan air, lalu keringkan secara total menggunakan handuk bersih. Jamur berkembang biak di area lembap, sehingga memastikan kulit benar-benar kering adalah kunci kesembuhan.

  • Oleskan Tipis-tipis: Keluarkan krim secukupnya, oleskan tipis-tipis pada area yang terinfeksi dan sedikit kulit sehat di sekitarnya, lalu gosok atau ratakan dengan lembut menggunakan jari sampai meresap.

  • Cuci Tangan: Segera cuci tangan Anda dengan sabun setelah mengoleskan obat (kecuali jika area yang diobati adalah tangan Anda) agar infeksi tidak menyebar ke bagian tubuh lain.

  • Hindari Area Sensitif: Jangan mengoleskan krim ini pada luka terbuka, area mata, atau lapisan mukosa dalam (hidung/mulut), kecuali atas petunjuk khusus dokter.

Category: