CEFTRIAXON INJEKSI

Rp7.500

+ Free Shipping

Komposisi

  • Zat Aktif: Ceftriaxone Sodium (biasanya tersedia dalam bentuk serbuk injeksi 1 gram per vial).
  • Bentuk Sediaan: Serbuk injeksi yang harus dilarutkan sebelum digunakan. 

Manfaat (Indikasi)

Ceftriaxone digunakan untuk mengobati dan mencegah berbagai jenis infeksi bakteri, antara lain: 

  • Infeksi saluran pernapasan (seperti pneumonia)
  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Sepsis (infeksi darah yang parah)
  • Meningitis (infeksi selaput otak)
  • Gonore (kencing nanah) dan sifilis
  • Infeksi THT, tulang, sendi, kulit, dan jaringan lunak
  • Pencegahan infeksi sebelum dan sesudah tindakan operasi (bedah) 

Cara Pemakaian

  • Rute Pemberian: Disuntikkan melalui otot (intramuskular / IM) atau melalui pembuluh darah (intravena / IV, baik secara suntikan bolus perlahan selama 2–4 menit maupun melalui infus). 
  • Pelarut: Dilarutkan menggunakan air steril untuk injeksi, larutan NaCl 0,9%, atau Dextrose 5% (tidak boleh dicampur dengan Ringer Laktat). 
  • Dosis Umum:
    • Dewasa dan anak >12 tahun: 1.000–2.000 mg satu kali sehari (atau dibagi dalam 2 dosis), dengan dosis maksimal hingga 4.000 mg per hari tergantung tingkat keparahan.
    • Bayi dan anak-anak: Dosis disesuaikan berdasarkan berat badan (20–50 mg/kgBB hingga 50–80 mg/kgBB per hari).
    • Catatan penting: Harus dihabiskan sesuai resep dokter meskipun gejala sudah membaik untuk mencegah resistensi antibiotik.

Cara Penyimpanan

  • Sebelum dilarutkan: Simpan pada suhu ruang terkontrol (20°C–25°C) atau di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Setelah serbuk dilarutkan menjadi larutan injeksi, sebaiknya segera digunakan sesuai petunjuk medis. 

Efek Samping

Beberapa efek samping yang dapat muncul meliputi: 

  • Efek samping umum: Nyeri, bengkak, atau kemerahan di area bekas suntikan, mual, muntah, sakit kepala, pusing, serta diare.
Category: