
INJEKSI
CEFOTAXIM INJEKSI
Rp7.500
+ Free ShippingKomposisi
- Zat Aktif: Setiap vial umumnya mengandung Cefotaxime Sodium yang setara dengan 1 gram (1.000 mg) atau 500 mg cefotaxime.
- Pelarut: Biasanya dikemas bersama ampul berisi air untuk injeksi (Sterile Water for Injection) sejenis.
Manfaat (Indikasi)
Cefotaxime digunakan untuk mengobati berbagai infeksi berat akibat bakteri yang peka terhadap antibiotik ini, meliputi:
- Infeksi saluran pernapasan bawah (seperti pneumonia).
- Infeksi saluran kemih (ISK) dan area kelamin (seperti gonore).
- Meningitis (infeksi selaput otak).
- Infeksi darah berat (sepsis dan bakteremia).
- Infeksi kulit, jaringan lunak, tulang, serta sendi.
- Infeksi intraabdomen (seperti peritonitis).
- Profilaksis bedah: Mencegah terjadinya infeksi pasca-operasi.
Catatan: Obat ini tidak bermanfaat untuk infeksi virus seperti flu atau batuk biasa.
Cara Pemakaian (Rute & Dosis Umum)
Cefotaxime Injeksi hanya boleh diberikan oleh dokter atau petugas medis di fasilitas kesehatan melalui dua cara:
- Intramuskular (IM): Disuntikkan langsung ke dalam otot besar (seperti otot bokong).
- Intravena (IV): Disuntikkan langsung ke pembuluh darah secara perlahan (3–5 menit) atau melalui infus (20–60 menit).
Gambaran Dosis Umum:
- Dewasa: Umumnya 1–2 gram setiap 8–12 jam. Pada infeksi yang mengancam jiwa, dosis dapat ditingkatkan hingga maksimal 12 gram per hari.
- Anak-anak & Bayi: Dosis disesuaikan berdasarkan berat badan (BB), berkisar antara 50–180 mg/kgBB per hari yang dibagi menjadi beberapa jadwal penyuntikan.
Cara Penyimpanan
Sebelum dicampur/direkonstitusi, serbuk kering Cefotaxime harus disimpan dengan ketentuan berikut:
- Simpan di tempat yang kering dan sejuk pada suhu di bawah 25°C atau 15–30°C.
- Lindungi dari paparan cahaya matahari langsung.
- Jangan dibekukan di dalam freezer dan hindari menyimpan di tempat yang lembap seperti kamar mandi.
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Efek Samping
Sama seperti obat lainnya, Cefotaxime berpotensi menimbulkan efek samping, meskipun tidak semua pasien mengalaminya.
Efek Samping Umum (Ringan):
- Nyeri, kemerahan, atau pembengkakan di area bekas suntikan.
- Gangguan pencernaan ringan seperti mual, muntah, atau diare ringan.
- Sakit kepala atau pusing.



