prekursor
ANATON TABLET
Rp45.000
+ Free ShippingKomposisi
Setiap tablet/kaplet Anaton umumnya mengandung kombinasi zat aktif berikut:
- Paracetamol (Acetaminophen) 500 mg: Berfungsi sebagai pereda nyeri (analgetik) dan penurun demam (antipiretik).
- Phenylpropanolamine HCl 12,5 mg: Berfungsi sebagai dekongestan hidung untuk melegakan hidung tersumbat.
- Chlorpheniramine Maleate (CTM) 2 mg: Berfungsi sebagai antihistamin untuk meredakan gejala alergi seperti bersin-bersin dan hidung berair.
- Dextromethorphan HBr 15 mg – 16 mg: Berfungsi sebagai antitusif untuk menekan dorongan batuk kering.
- Guaifenesin (Glyceryl Guaiacolate) 50 mg: Berfungsi sebagai ekspektoran untuk membantu mengencerkan dahak.
Manfaat
Anaton efektif untuk meringankan gejala-gejala infuenza seperti:
- Demam dan sakit kepala.
- Hidung tersumbat.
- Bersin-bersin dan pilek meler.
- Batuk (baik batuk kering maupun batuk berdahak karena kombinasi antitusif dan ekspektorannya).
Cara Pemakaian & Dosis
Dosis umum obat ini adalah:
- Dewasa: 1 kaplet, diminum 3 kali sehari.
- Anak-anak (6–12 tahun): ½ kaplet, diminum 3 kali sehari.
- Aturan pakai: Sebaiknya dikonsumsi sesudah makan untuk mencegah rasa tidak nyaman pada lambung. Telan tablet secara utuh dengan bantuan air putih. Jangan mengemudikan kendaraan setelah minum obat ini karena dapat menyebabkan kantuk.
Cara Penyimpanan
- Simpan di tempat yang sejuk dan kering (suhu ruangan di bawah 30°C).
- Hindarkan dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi.
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
- Jika kemasan strip sudah dibuka atau rusak, jangan dikonsumsi jika sudah melewati batas waktu yang wajar atau berubah warna.
Efek Samping
Konsumsi Anaton berpotensi menimbulkan beberapa efek samping, di antaranya:
- Sistem Saraf: Mengantuk, sakit kepala, pusing, vertigo, atau gangguan psikomotor.
- Mulut & Tenggorokan: Mulut, hidung, dan tenggorokan terasa kering.
- Jantung: Jantung berdebar (palpitasi), takikardia, atau aritmia (akibat efek phenylpropanolamine).




