ABOCATH 18

Rp7.000

+ Free Shipping

Komposisi (Struktur Bahan)

Abocath 18 umumnya terdiri dari bahan medical grade steril dengan komponen utama: 

  • Kateter Plastik (Kanula): Selang plastik super lentur yang terbuat dari bahan Polytetrafluoroethylene (PTFE) atau Fluorinated Ethylene Propylene (FEP). Bagian lentur inilah yang akan tertinggal di dalam pembuluh darah pasien. 

  • Jarum Mandrin (Stylet): Jarum logam tajam di bagian dalam kanula yang berfungsi menembus kulit dan dinding vena. Jarum ini akan ditarik keluar setelah kanula plastik berhasil masuk. 

  • Komponen Tambahan: Dilengkapi dengan hub/wing (sayap) berwarna hijau untuk stabilitas fiksasi, injection port (pada tipe tertentu) untuk memasukkan obat tambahan, serta ruang ruang kilas balik (flashback chamber) untuk memantau aliran darah saat penusukan berhasil. 

 Manfaat dan Kegunaan

Karena memiliki diameter yang relatif besar, Abocath 18 menjadi standar baku (emas) medis untuk kondisi berikut: 

  • Transfusi Darah: Mengalirkan darah lengkap (whole blood) atau komponen darah lainnya tanpa merusak sel-sel darah merah. 

  • Cairan Kental: Pemberian cairan infus dengan viskositas sedang hingga tinggi. 

  • Kondisi Darurat & Trauma: Digunakan untuk resusitasi cairan secara cepat pada pasien kecelakaan, syok hipovolemik, atau perdarahan hebat. 

  • Persiapan Operasi Besar (Bedah Mayor): Memastikan jalur vena siap jika sewaktu-waktu pasien membutuhkan pasokan cairan masif selama pembedahan. 

  • Kriteria Pasien: Diperuntukkan bagi pasien dewasa atau anak-anak (usia 1–8 tahun ke atas) yang memiliki struktur vena cukup besar dan kuat. 

 Cara Pemakaian (Hanya oleh Tenaga Medis)

Pemasangan Abocath wajib dilakukan secara steril oleh dokter atau perawat yang kompeten menggunakan prosedur berikut:

  • Persiapan: Lakukan sanitasi tangan, pakai sarung tangan steril, dan pasang turniket di atas area vena yang diincar.

  • Sterilisasi Kulit: Bersihkan area penusukan (misal vena di lengan) menggunakan alcohol swab dengan gerakan memutar dari dalam ke luar.

  • Penusukan (Insersi): Tusukkan Abocath dengan sudut sekitar 25–30 derajat ke arah pembuluh darah vena.

  • Pengecekan Aliran: Perhatikan flashback chamber. Jika darah terlihat masuk ke ruang indikator tersebut, tandanya jarum telah tepat masuk ke vena.

  • Pelepasan Jarum: Dorong kanula plastik secara perlahan masuk ke dalam vena sembari menarik jarum logamnya keluar secara bertahap.

  • Sambungan & Fiksasi: Sambungkan kanula plastik dengan selang infus, pastikan aliran cairan lancar, lalu rekatkan Abocath pada kulit pasien menggunakan plester transparan medis (tegaderm / hypafix). 

 Cara Penyimpanan

  • Suhu Ruangan: Simpan di tempat yang kering dan sejuk (suhu di bawah 30°C). Avoid paparan sinar matahari langsung atau kelembapan tinggi.

  • Segel Utuh: Pastikan kemasan plastik lepuhan (blister pack) tetap utuh, tidak robek, dan tidak basah untuk menjamin kesterilan alat di dalamnya.

  • Sekali Pakai (Single Use): Jangan pernah mensterilkan atau menggunakan kembali Abocath yang sudah dibuka atau dipakai karena berisiko tinggi menularkan infeksi silang. 

 Efek Samping dan Risiko Kesehatan

Prosedur pemasangan infus dengan jarum besar seperti Abocath 18 berpotensi memicu efek samping lokal maupun sistemik, di antaranya: 

  • Rasa Nyeri dan Memar: Ukuran jarum yang tebal menyebabkan nyeri tekan yang lebih terasa saat insersi dibandingkan ukuran kecil. Pembentukan hematoma (darah membeku di bawah kulit) bisa terjadi jika vena robek.
Category: